search engine

Sunday, April 5, 2009

Sebagian besar jawaban anda D

Kamu termasuk Tipe materialistis:
Kamu termasuk orang yang menyenangi kemewahan
dan kehidupan serba gemerlap.
Kamu memerlukan orang orang yang bisa meningkatkan
status dan rasa percaya diri.
Pengusaha kaya raya adalah pasangan yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Sebagian besar jawaban anda C

Kamu termasuk Tipe petualang:
Kamu senang menguji nyali, melakukan hal-hal yang menyerempet bahaya.
Tipe pasangan yang sesuai belum tentu harus menyukai kegemaran yang sama,
tapi paling tidak ia harus mendukung kamu. Meski tampaknya mandiri,
kamu tetap punya sifat mencintai.

Sebagian besar jawaban anda B

Kamu termasuk Tipe sederhana:
Kamu termasuk tipe orang rumahan.
Kamu lebih suka berada di dalam rumah ketimbang malakukan kegiatan outdoor.
Tipe macho adalah bukan tipemu, tetapi tipe yang manis, sederhana,
dan dapat memberimu kehidupan yang stabil, aman, nyaman.

Sebagian besar jawaban anda A

Kamu termasuk Tipe romantis

Kamu termasuk jenis orang yang sentimentil dan romantis.
Bila kamu senang menonton telenovela atau sinetron drama maka kemungkinan
kamu suka membayangkan dirimu sebagai tokoh dalam kisah cinta tersebut.
Hidup bahagia penuh cinta bersama pasangan adalah idaman kamu.

Pasangan yang klop dengan kamu

Pasangan yang klop dengan anda, adalah pasangan sejati, pasangan yang selalu ada untuk anda, bisa mengerti diri anda dengan baik dan memiliki banyak persamaan dengan anda dan setipe dengan anda.

Bagaimana sih tipe anda dan pasangan anda? Apakah anda dan pasangan anda termasuk Tipe romantis, Tipe sederhana, Tipe petualang atau kah Tipe materialistis?

Berikut ada kuis yang dapat anda isi untuk mengetahui tipe tersebut. jawaban ada di bawah berserta penjelasannya.

Silakan mengisi.... ^^


Kuis untuk mengetahui "Tipe anda dan pasangan anda" :

1. Mana yang lebih kamu sukai:
a. Mengoleksi lagu-lagu nostalgia, dan surat-surat cinta.
b. Mencoba resep baru, menghias rumah
c. Ngebut di jalan tol, main kartu
d. Mengoleksi barang antik, dan barang-barang seni

2. Misalkan hari ini kamu berulang tahun, kamu ingin:
a. Berjalan-jalan ke pantai
b. Berkumpul dengan teman dan keluarga di rumah
c. Main arung jeram dan bungee jumping
d. Makan malam dengan dia di hotel

3. Jenis tontonan yang menghibur kamu:
a. Musik nostalgia seperti Bee Gees dan The Beatles
b. Nonton film di bioskop
c. Nonton konser musik pop
d. Nonton konser musik klasik

4. Acara televisi yang sesuai dengan fantasi atau kehidupan nyatamu:
a. Telenovela, sinetron drama
b. Reality show
c. Film dokumenter atau traveling
d. Tayangan mode dan gaya..

5. Hadiah kejutan tanda cinta yang kamu harapkan.
a. Foto kamu berdua dalam pigura yang indah
b. DVD film-fillm terkenal
c. Pakaian dalam yang seksi
d. Perhiasan

6. Kalau berjalan-jalan dengan si dia, kamu lebih suka:
a. Menunggang kuda dengannya di tepi pantai
b. Putar-putar rumah dengan mobil antiknya
c. Naik motor naik turun gunung
d. Keliling kota dengan sedan baru

7. Rumah impian kamu:
a. Villa kecil di pegunungan
b. Rumah biasa dengan halaman luas di pinggiran kota
c. Rumah sederhana di tengah hutan
d. Apartemen besar di pusat kota

8. Makanan yang lebih kamu sukai:
a. Kue-kue yang dihias cantik
b. Sup ayam buatan sendiri
c. Mie bakso yang panas dan pedas
d. Steak daging sapi

9. Impian di saat kamu kecil:
a. Penulis buku anak-anak
b. Dokter
c. Polisi
d. Bintang film terkenal

10. Jika kamu mendapat penghargaan, penghargaan yang ingin kamu raih:
a. Sastrawan terbaik
b. Pasangan paling harmonis
c. Penakluk gunung Everest
d. Bintang film terbaik


Jawab:

Sebagian besar jawaban anda A

Sebagian besar jawaban anda B

Sebagian besar jawaban anda C

Sebagian besar jawaban anda D


Copy right www.jodoh-jodoh.com

Saturday, April 4, 2009

mabes polri blom dapet hasil otopsi david hartanto

Jumat, 03/04/2009 14:37 WIB
Mahasiswa RI Tewas di NTU
Mabes Polri Belum Terima Hasil Otopsi David

Jakarta - Penyebab kematian David Widjaja, mahasiswa RI yang tewas di Nanyang Technology University (NTU) masih terus diselidiki. Mabes Polri tidak menerima tembusan hasil otopsi jenazah David.

"Tidak ada, itu kan penegakan hukum di sana," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak saat dihubungi wartawan, Jumat (3/4/2009).

Sulistyo menyatakan penyelesaian kasus kematian David diselesaikan lewat hubungan antar pemerintah. "Itu akan diselesaikan antar pemerintah," katanya.

Kematian Mahasiswa tingkat akhir NTU ini masih misterius. Keluarga tidak percaya David menusuk profesor Chan Kap Luk dan melakukan bunuh diri seperti diberitakan media Singapura. Keluarga melaporkan kejanggalan kematian David ke Mabes Polri.

Salah satu petunjuk yang dapat digunakan untuk menerangkan kematian David adalah otopsi terhadap jenazahnya. Singapura menyatakan hasil otopsi David baru bisa diketahui satu bulan setelah kematiannya, yakni pada 2 April.

hasil otopsi david telah diberikan

Mahasiswa RI Tewas di Singapura
Hasil Otopsi David Diklarifikasi ke Dokter
Keluarga sudah melihat hasil otopsi yang dikirimkan pihak NTU lewat email.
Jum'at, 3 April 2009, 12:05 WIB

Keluarga David Hartanto Widjaja, mahasiswa Universitas Teknologi Nanyang (NTU) yang tewas di Singapura, akhirnya menerima hasil otopsi jenazah David hari ini. Menurut kakak David, William Widjaja, keluarga sudah melihat hasil otopsi yang dikirimkan pihak NTU lewat email.

"Cuma banyak istilah kedokteran yang saya tidak tahu. Kami akan klarifikasi kepada dokter secepatnya," kata William kepada VIVAnews, Jumat 3 April 2009.

William menambahkan keluarga membutuhkan seseorang yang mengerti istilah-istilah kedokteran yang tertera dalam hasil otopsi tersebut. "Kami ingin penjelasan apa sebenarnya hasil otopsi ini," kata dia.

Keluarga, kata William, akan mencocokan hasil otopsi yang diterima dengan bukti-bukti seputar kematian David yang sudah diterima keluarga. "Kalau ternyata tidak sesuai bukti, keluarga menuntut penjelasan dari pihak kepolisian Singapura," tambah dia.

Seperti diberitakan, David Hartanto Widjaja tewas terjatuh dari gedung fakultasnya pada 2 Maret 2009. Kasus kematian David kini ditangani kepolisian Singapura. Selain mengantongi hasil otopsi mayat David, polisi Singapura juga mendapatkan bukti-bukti dari telepon genggam dan komputer jinjing milik mahasiswa tingkat akhir NTU itu, yang diduga juga menyimpan hasil penelitiannya.

Keluarga membantah pemberitaan media Singapura yang mengatakan David tewas bunuh diri usai menusuk profesornya, Chan Kap Luk. Juga diberitakan bahwa penyebab David bunuh diri adalah frustasi karena beasiswanya diputus. Menurut keluarga, David justru menjadi korban.

Kematian David semakin misterius karena disusul kematian dua staf peneliti asal China, Zhou Zheng (24) dan Hu Kunlun. Ketiganya berasal dari Universitas yang sama. Keluarga mengaku tak yakin pemerintah Singapura bisa jujur mengusut kasus ini.

KBRI dicuekin singapura

Ini baru lagi nggak yah???

http://news.okezone.com/read/2009/04...apura-dicuekin


JAKARTA - Pemerintah Singapura telah mengeluarkan hasil autopsi yang dilakukan pihak kepolisian atas kematian mahasiswa Nanyang Technology University, David Hartanto Widjaya satu bulan lalu.

Namun keluarga menyesalkan tak dilibatkannya KBRI Singapura dalam penyerahan pemberitahuan autopsi David.

"Ini aneh kenapa pihak KBRI tidak diberitahu soal keluarnya autopsi tersebut. Berarti mereka tidak menghargai KBRI," kata Wiliam Hartanto Widjaya, kaka David saat dihubungi okezone di Jakarta, Jumat (3/4/2009).

Oleh karenanya, lanjut Wiliam, keluarga segera meminta keterangan dokter ahli untuk mengetahui isi autopsi tersebut.

"Kalau hasilnya tidak sesuai dengan fakta yang kita dapatkan, ini (hasil autopsi) akan dijadikan bukti tambahan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan mereka," tandasnya.

David meninggal di kampus NTU setelah loncat dari lantai empat satu bulan lalu. Pihak keluarga menduga kematian David akibat dibunuh. Bahkan, pihak keluarga melaporkan kepada Mabes Polri untuk segera mengusut kasus tersebut.

Wednesday, April 1, 2009

MISTERI KEMATIAN DAVID HARTANTO

David Sempat Berteriak, "They want to kill me..."
Hari Ini Polisi Singapura Rilis Hasil Autopsi
Kamis, 2 April 2009 | 08:09 WIB

KOMPAS.com-BENARKAH David Hartanto Widjaja bunuh diri setelah menusuk pembimbing skripsinya, Prof Chan Kap Luk? Atau justru sebaliknya, malah dia yang dihabisi?

Indikasi mengarah ke kemungkinan kedua, yakni David dibunuh. Berbagai kalangan berharap pengumuman hasil autopsi oleh polisi Singapura hari ini, Kamis (2/4), benar-benar objektif atau sesuai dengan fakta sebenarnya.

Ketua Tim Verifikasi kasus kematian David, Iwan Piliang menduga David dibunuh. Dia mengungkapkan hal itu melalui tulisannya dalam blog Kompasiana, setelah berbincang dengan Hartono Widjaja, ayah David, ketika diskusi diadakan oleh Christivita Wiloto, Selasa (17/3), pukul 13.30 WIB.

Sebelum ajal menjemputnya, David sempat berteriak ketakutan karena dikejar oleh beberapa orang dari ruangan Prof Chan Kap Luk (45) di jurusan Electrical Engineering, tempat David berkonsultasi mengenai tugas akhirnya. “They want to kill me, they want to kill me... they....” teriaknya.

Ayah David menuturkan, seorang perempuan pekerja di NTU menyaksikan peristiwa itu. Tapi dia tak mengira itu sebuah teriakan minta tolong dan mengira hanya bercanda. Perempuan itu menceritakan hal itu kepada ayah David di kampus NTU, Senin 2 Maret 2009 sore. Namun Hartono enggan mengungkapkan namanya. “Jika saya sebutkan nama wanita itu kepada Anda, akan dibunuh pula wanita itu kini,” ujar Hartono kepada Iwan Piliang.

Agak mengherankan karena kepolisian Singapura tak membolehkan pihak keluarga yang ditemani pihak Kedutaan Indonesia di Singapura, melihat jasad David. Alasannya masih diautopsi.”Keesokan harinya saya kembali. Anak saya badannya dililit plastik, dibalut macam mumi plastik bening. Tetapi saya melihat lehernya diplester. Ada tiga baris plester,”tutur Hartono.

Tanggal 3 Maret, kedua orangtua David di Singapura, diminta membuat keputusan cepat, mengkremasi jasad atau membawa pulang ke Indonesia. “Entah mengapa kala itu, dalam keadaan kalut kami memutuskan mengizinkan kremasi,” kenang Hartono.

Sebagaimana dugaan banyak kalangan, Iwan juga menduga ada pihak yang ingin merebut hasil penelitian David. Ada konspirasi berlatar kepentingan ekonomi di balik kasus ini. Tugas akhir David berjudul “Multiview acquisition from Multi-camera configuration for person adaptive 3D display.” Riset David berhasil menemukan komponen yang bisa menayangkan obyek 3 dimensi yang bisa tayang di udara. Semacam hologram tiga dimensi yang bisa hidup di udara.

Kemampuan membuat gambar visual 3D itu bisa dimanfaatkan untuk teknologi intelijen, di mana sosok orang digital bisa diprogram masuk ke ruang tertentu, dipantau melalui kamera CCTV, gerakannya dipandu pemindai gerak (motion capture); dapat mengirim data, suara, layaknya manusia benaran yang sedang kita perintah bekerja.

Hasil penelitian ini juga bisa berguna bagi televisi 3 dimensi masa depan, yang dapat ditonton kasatmata, tanpa kacamata khusus. Jika benar itu yang ditemukan, implementasinya bisa macam-macam. Kita bisa saja ganti resepsionis di kantor dengan orang 3D.

Penelitian si penggemar game virtual itu itu mirip riset yang pernah dilakukan Lucas Art & Co. tentang teknologi 3D visual untuk kepentingan iklan, yang mampu tampil di udara. Itu artinya, software animasi 3D, sederhananya, yang semula hanya bisa membuat model dan tayang di komputer atau cuma direkam ke format film dan video, bakal bisa ditayang di udara.

Menurut Hartono, penelitian David sudah 90 persen final saat diserahkan kepada Prof Chan. Dia memang sempat ‘menghilang’ selama dua minggu, khusus untuk menyelesaikan riset itu. Kemudian soft copy dalam flash-disc-nya diserahkan kepada Prof Chan, sebelum dia menemui ajal dengan cara mengenaskan pada hari itu. Kini seluruh bahan hasil penelitian itu berada di tangan polisi dan Prof Chan. Laptop David juga disita polisi Singapura.

Penuturan petugas kebersihan di kampus NTU bahwa David berteriak, “They want to kill me...”akan diverifikasi oleh sekelompok penggiat citizen journalism asal Indonesia yang dipimpin Iwan Piliang. “Kalau kita dapat siapa ‘they’ (orang-orang yang mengejar David) itu, maka ceritanya bisa panjang,” kata Iwan.(edy)